Dialog antara Monyet dan Manusia

Monyet : .........enak sekali ya bisa menjadi menusia....

Manusia : Tentu saja, kamu tahu sendiri kan, Nyet. Kalau saya itu makhluk terbaik 
yang pernah diciptakan oleh Tuhan..?!

Monyet : Ya....saya akui itu memang benar. Tapi sekarang ada keanehan yang saya lihat dari kamu..

Manusia : Apa itu, Nyet??? akh biasa saja, tidak ada yang aneh...saya berpikir 
kamu hanya iri saja pada saya, Nyet.

Monyet : Iya dulu memang saya iri tapi, sekarang saya malah lebih bersyukur diciptakan sebagai Monyet.

Manusia : Lho?

Monyet : Apa kamu tidak merasa? kalau kamu itu memiliki kemampuan akal dan 
berpikir yang luar biasa,kamu pun memiliki rasa untuk menciptakan keseimbangan yang harmoni dari hasil pemikiran tersebut. Kamu memiliki kemampuan kelima indera yang juga sama-sama luar biasa. Kamu menjadi cerdas dengannya. Dan perpaduan semuanya memberikan kamu nilai lebih tinggi dari Makhluk lainnya. Tapi apa? Justru karena kamu merasa cerdas, kamu jadi membatasi diri untuk berkembang. Kamu lebih pintar menghitung kerugian dan resiko kegagalan sehingga, kamu membatasi tindakan kamu sendiri. Kamu merasa sangat hebat dengan hasil sukses yang kamu dapatkan sehingga melupakan prosesnya. Kamu terlalu bahagia dengan kesempurnaan sehingga kamu lalai untuk mensyukurinya, kamu bahkan tidak menghormati diri sendiri karena semuanya merasa ada untuk kamu. Kamu sombong, menciptakan apa saja yang menurut kamu baik tanpa melihat Makhluk yang lain, yang juga hidup berdampingan dengan kamu. Benar bukan??

Manusia : Ya...walaupun dengan semua itu, tetap saja saya lebih baik dari kamu, Nyet. Kamu itu makhluk
yang tidak punya akal, bisanya cuma makan dan makan tanpa berpikir untuk berkembang menjadi lebih baik. Kadang memakan kotoran mu sendiri ketika kamu tidak menemukan makanan. Bersetubuh di tempat terbuka. Berpenampilan kotor dan tidak malu tidak memakai baju.....yaaa...tidak perlu lah saya sebutkan satu persatu, toh dari segi manapun juga kamu itu tidak akan pernah lebih baik dari saya. Akui saja kamu itu hanya iri pada saya....hahhaahhaa...

Monyet : Yang kamu sebutkan itu benar dan kamu menganggap itu semua menjiijikan dan sangat rendah dibandingkan kamu tapi, kenapa kamu justru ingin menjadi seperti saya?? Kamu menciptakan ilmu hitam untuk menjadi saya agar cepat kaya. hahhaa..ironis.....Bodoh sekali......

Si Monyet pun bergegas pergi sambil kentut....pratt..preett..proott...


0 komentar: